Bisnisdigital.umsida.ac.id – Program Studi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Bisdig Umsida) menyelenggarakan Pelatihan Metodologi Penelitian. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, (24/12/2025).
Secara khusus ditujukan bagi Asisten Laboratorium, selanjutnya disebut aslab Bisdig.
Pelatihan bertujuan meningkatkan kompetensi akademik dan profesional aslab Bisdig dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Peran aslab Bisdig tidak hanya teknis operasional, tetapi juga mendampingi mahasiswa dalam penyusunan tugas ilmiah dan penelitian.
Penguatan pemahaman metodologi penelitian dinilai penting agar aslab Bisdig memiliki kapasitas akademik memadai dan selaras dengan standar keilmuan perguruan tinggi.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akademik kondusif dan interaktif.
Pemateri utama adalah dosen Bisdig Umsida, Bayu Hari Prasojo SSi MPd. Materi disusun secara sistematis dan disesuaikan dengan kebutuhan aslab Bisdig.
Fokus materi pada alur penelitian ilmiah, pendekatan metodologis, dan penerapan metode penelitian relevan dengan bidang bisnis digital dan teknologi informasi.
Baca juga: Dari Skripsi Tebal ke Artikel Digital: Tugas Akhir Sekarang Lebih Masuk Akal?
Pemaparan Dasar dan Pendekatan Penelitian
Bayu, menegaskan bahwa metodologi penelitian merupakan fondasi utama setiap kegiatan ilmiah.

“Aslab Bisdig memiliki posisi strategis dalam ekosistem akademik. Pemahaman metodologi penelitian akan membantu mereka memberikan pendampingan yang tepat dan ilmiah kepada mahasiswa,” ujarnya.
Peningkatan kapasitas aslab Bisdig berdampak langsung pada kualitas proses pembelajaran di Bisdig Umsida.
Materi diawali dengan pembahasan konsep dasar penelitian ilmiah.
Meliputi pengertian, tujuan, dan karakteristik penelitian yang baik serta dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Aslab Bisdig diajak memahami bahwa penelitian adalah proses ilmiah yang menuntut ketelitian, konsistensi, dan kejelasan kerangka berpikir.
Pemateri menjelaskan perbedaan pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif beserta karakteristik masing-masing.
Penjelasan penting karena penelitian di bisnis digital dapat mencakup analisis perilaku konsumen, strategi pemasaran digital, hingga kajian konten media dan data.
Dengan pemahaman yang baik, aslab Bisdig diharapkan mampu membantu mahasiswa menentukan metode penelitian sesuai dengan topik yang dikaji.
Lihat juga: Percaya Diri Tembus Ajang Provinsi, Mahasiswi Umsida Raih 2nd Runner Up Miss Jawa Timur 2025
Perumusan Masalah dan Komponen Penelitian
Pelatihan membahas secara mendalam perumusan masalah penelitian.
Bayu Hari Prasojo SSi MPd. menekankan bahwa rumusan masalah merupakan inti dari penelitian.
Harus disusun secara fokus, jelas, serta relevan dengan fenomena yang diteliti.
“Banyak penelitian kurang kuat karena sejak awal rumusan masalahnya tidak tajam. Di sinilah peran aslab Bisdig dibutuhkan untuk membantu mengarahkan mahasiswa,” ujarnya dalam sesi diskusi.
Peserta dibekali pemahaman mengenai penyusunan tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan kajian pustaka.
Pada bagian kajian pustaka, aslab Bisdig diperkenalkan pada teknik penelusuran sumber ilmiah yang kredibel.
Seperti jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi.
Materi bertujuan agar aslab Bisdig mampu membimbing mahasiswa menggunakan referensi sesuai dengan standar akademik Umsida.
Metode Pengumpulan dan Analisis Data
Aspek metode pengumpulan data menjadi salah satu fokus utama pelatihan.
Pemateri menjelaskan berbagai teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi.
Serta penerapannya dalam penelitian bisnis digital. Aslab Bisdig dibekali pemahaman mengenai kelebihan dan keterbatasan masing-masing teknik.
Agar dapat membantu mahasiswa memilih metode paling relevan dengan tujuan penelitian.
Pelatihan juga membahas teknik analisis data secara umum untuk penelitian kualitatif dan kuantitatif.
Peserta diperkenalkan pada tahapan analisis data mulai dari pengolahan, penyajian, hingga penarikan kesimpulan.
Dalam konteks bisnis digital, kemampuan analisis data penting karena berkaitan dengan pengambilan keputusan berbasis data dan interpretasi fenomena digital.
Kaprodi Bisdig Tekankan Penguatan Peran Aslab
Kaprodi Bisdig Umsida, Alshaf Pebrianggara SE MM menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk perhatian prodi terhadap penguatan peran aslab Bisdig.
“Aslab Bisdig adalah mitra akademik dosen dan mahasiswa. Dengan kemampuan metodologi penelitian yang baik, mereka dapat berkontribusi lebih optimal dalam mendukung kegiatan akademik,” ujarnya.
Peningkatan kualitas sumber daya pendukung menjadi bagian penting dari upaya peningkatan mutu Bisdig Umsida secara keseluruhan.
Pelatihan sejalan dengan visi Umsida dalam mengembangkan budaya akademik yang kuat dan berkelanjutan.
Dengan membekali aslab Bisdig dengan pemahaman metodologi penelitian, diharapkan tercipta lingkungan akademik yang kondusif, kolaboratif, dan berorientasi pada kualitas ilmiah.
Aslab Bisdig diharapkan tidak hanya berperan sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai fasilitator akademik yang memahami proses ilmiah secara utuh.
Partisipasi Aktif dan Penekanan Etika Penelitian
Selama kegiatan, para aslab Bisdig menunjukkan partisipasi aktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi.
Mereka mengajukan pertanyaan terkait kendala yang sering ditemui saat mendampingi mahasiswa dalam penyusunan proposal dan laporan penelitian.
Diskusi menjadi ruang refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pendampingan akademik di Bisdig Umsida.
Pada sesi penutup, Bayu menekankan pentingnya etika penelitian. Aslab Bisdig diingatkan untuk menjunjung tinggi kejujuran akademik, menghindari plagiarisme, serta membimbing mahasiswa mematuhi kaidah penulisan ilmiah.
“Etika penelitian adalah bagian yang tidak terpisahkan dari metodologi. Tanpa etika, penelitian kehilangan nilai akademiknya,” pungkasnya.
Bisdig Umsida berharap aslab Bisdig memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penelitian ilmiah.
Bekal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendampingan akademik, mendukung proses pembelajaran, serta memperkuat budaya riset di Bisdig Umsida.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Bisdig Umsida dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Dengan melibatkan aslab Bisdig dalam pelatihan akademik yang terstruktur, prodi terus berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang profesional, ilmiah, dan adaptif terhadap perkembangan dunia bisnis digital.
Penulis: Nurfiansyah
Penyunting: Indah Nurul Ainiyah










