Pengukuhan Anggota Baru Himabig: Langkah Akselerasi Sinergi dan Dedikasi Organisasi

Bisnisdigital.umsida.ac.id – Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (Himabig) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar acara Pembentukan Karakter dan Pengukuhan Anggota Baru pada Senin, (26/01/2026), di Gedung GKB 7 Lantai 6 Ruang 609-610, Kampus 3 Umsida.

Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat, mengusung tema “Menuju Anggota yang Berkarakter dan Bertanggung Jawab,” dan dihadiri oleh 20 peserta calon anggota baru Himabig serta Kemahasiswaan Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial (FBHIS).

Baca juga: LKMM-TD Himabig Tanamkan Digital Mindset bagi Pemimpin Muda Bisnis Digital

Momen Pembentukan Karakter dan Pengukuhan Anggota Baru

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bayu Hari Prasojo SSi MPd, yang merupakan perwakilan dari Kemahasiswaan FBHIS.

Dalam sambutannya, Bayu mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan pembentukan karakter ini akan mencetak kader himpunan yang tidak hanya memiliki integritas tinggi, tetapi juga tanggung jawab dalam berorganisasi.

Sumber: Dokumentasi Keg. Himabig

“Saya harap setelah acara ini, teman-teman bisa memiliki integritas dan tanggung jawab yang tinggi serta rasa percaya diri dan kepemimpinan yang lebih baik,” tegas Bayu dalam sambutannya.

Lihat juga: IHSG Anjlok, Reynaldy Menjawab Kepanikan Pasar Saham dengan Analisis

Pentingnya Kepemimpinan dan Kekompakan dalam Organisasi

Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi yang terbagi menjadi dua sesi utama.

Sesi pertama membahas tentang Kepemimpinan dan Keorganisasian yang disampaikan oleh Fandy Al Ubaidah, Wakahim Himabig tahun 2022.

Dalam paparannya, Fandy menekankan bahwa esensi kepemimpinan tidak hanya dilihat dari jabatan dalam organisasi, melainkan sebagai kemampuan yang dimulai dari diri sendiri.

Sumber: Dokumentasi Keg. Himabig

“Kepemimpinan itu bukan sekadar jabatan, tetapi kemampuan untuk mengendalikan diri dan menjadi contoh yang baik bagi orang lain,” ungkap Fandy.

Fandy juga memberi contoh inspiratif tentang Nadiem Makarim, pendiri Gojek, yang berhasil mengubah transformasi sarana tradisional menjadi modern.

“Ini adalah bukti nyata bagaimana seseorang yang mampu memimpin ide dan dirinya sendiri dapat memberikan pengaruh besar bagi masyarakat,” tambahnya.

Sesi kedua mengangkat tema Kekompakan dan Kesolidaritasan yang disampaikan oleh Adika Surya Pratama.

Adika menekankan pentingnya komunikasi yang baik dalam berorganisasi.

Menurutnya, masalah dalam organisasi sering kali muncul bukan karena program kerja yang buruk, tetapi karena kurangnya koordinasi.

Sumber: Dokumentasi Keg. Himabig

“Sebaik apapun program kerja yang kalian susun, jika tidak ada kebersamaan dan rasa saling percaya, program tersebut tidak akan bisa berjalan dengan maksimal,” tegas Adika.

Studi Kasus dan Proses Pengukuhan Anggota Baru

Setelah sesi materi, acara berlanjut dengan sesi implementasi, di mana para peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk membedah studi kasus nyata terkait dinamika organisasi.

Setiap kelompok diberikan waktu 5 menit untuk berpikir dan 3 menit untuk mempresentasikan solusi mereka.

Sesi ini tidak hanya mengasah kemampuan berpikir kritis para peserta, tetapi juga melatih mereka untuk bekerja secara kolaboratif dalam menghadapi tantangan yang ada.

Acara diakhiri dengan prosesi pengukuhan anggota baru secara simbolis.

Dua perwakilan anggota baru dikukuhkan dengan mengenakan baju PDH oleh Ketua Himabig (Kahim) dan Sekretaris Umum (Sektum) sebagai simbol kesiapan mereka untuk berkontribusi dalam organisasi.

Suasana penuh haru dan semangat pun mewarnai acara pengukuhan ini, menandai dimulainya babak baru bagi Himabig dengan energi segar dari para anggota baru.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Himabig resmi memulai perjalanan baru dengan wajah-wajah baru yang siap untuk membawa perubahan positif bagi program studi Bisnis Digital dan almamater Umsida.

Penulis: Arum

Penyunting: Indah Nurul Ainiyah