Mahasiswa Prodi Bisnis Digital Kenakan Pakaian Batik, Peringati Hari Batik Nasional

bisnisdigital.umsida.ac.id – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kompak kenakan batik dalam rangka memperingati hari batik nasional yang bertepatan pada hari Senin (02/10/2023).Bertempat di Gedung Dakwah ruang kelas 603, sebanyak sembilan belas Mahasiswa Prodi Bisnis Digital lakukan sesi foto bersama menggunakan batik dengan beraneka ragam motif. Hal ini sebagai bentuk generasi muda juga ikut serta melestarikan warisan budaya Negara Indonesia.Dalam kesempatan ini, Ani, salah satu Mahasiswa Prodi Bisnis Digital menyampaikan pendapatnya tentang batik. Ani mengatakan bahwa. “Menurut saya, batik itu suatu budaya, warisan bangsa Indonesia yang harus dilestarikan. Kenapa? Karena di era globalisasi ini pengaruh budaya barat itu sangat meluas dan menakutkan ya bagi generasi muda jaman sekarang. Mereka lebih mudah terpengaruh dengan budaya barat dan melupakan budayanya sendiri.” Ujarnya.Lebih lanjut, Ani berharap generasi muda turut serta melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Dia mengatakan. “Jadi harapan saya semoga di sekolah – sekolah menyediakan pembelajaran khusus batik atau bahkan diadakan praktik-praktik seperti membuat batik. Jadi anak muda bisa mengapresiasi karyanya untuk meluaskan budaya batik bahkan sampai ke luar negeri juga.” Ujar Ani.

Alasan Hari Batik Nasional diperingati setiap tanggal 2 Oktober, karena di tanggal tersebut diadakan penetapan Warisan Budaya Takbenda oleh The United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 2009. Penetapan batik dilakukan dalam sidang ke 2 komite antar-pemerintah tentang Warisan Budaya Takbenda di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada (02/10/2009).

Harapan kedepannya, generasi muda turut serta melestarikan batik asli Indonesia dengan menggunakan pakaian batik dalam acara formal maupun acara tertentu. Saat ini, pakaian batik mengikuti perkembangan zaman dengan didesain lebih modern tetapi tidak menghilangkan unsur motif batik asli Indonesia.

Penulis : Alvira Putri Ferani

Leave a Reply